
Management VLAN adalah suatu id VLAN yang berfungsi sebagai manajemen perangkat jaringan. Sistem ini biasa nya digunakan untuk keperluan console perangkat jaringan secara jarrak jauh. VLAN ini sebenernya sama dengan VLAN seperti pada umumnya, namun pemakaian VLAN ini biasa digunakan administrator jaringan untuk mengelompokan segment perangkat jaringan. VLAN ini digunakan dengan cara membuat interface vlan dan memberikannya ip address. Langkah tersebut biasanya digunakan pada perangkat seperti switch, router dan perangkat jaringan lainnya.Pada postingan ini akan dijelaskan konfigurasi management VLAN pada cisco packet tracer.
Topologi

Konfigurasi R1
Lakukan konfigurasi hostname untuk menamai router dan username password untuk otentikasi login. Akftifkan juga akses telnet agar router bisa di console dari jarak jauh.
Router>enable
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ho R1
R1(config)#username cisco password cisco123
R1(config)#line console
R1(config-line)#login local
R1(config-line)#password cisco123
R1(config-line)#exit
R1(config)#line vty 0 4
R1(config-line)#login local
R1(config-line)#transport output telnet
R1(config-line)#exit
R1(config)#Berikan ip address pada setiap sub interface yang digunakan sesuai dengan subnet yang digunakan. Aktifkan interface dengan perintah no shutdown.
R1(config)#int g0/1
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#int g0/1.10
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 10
R1(config-subif)#ip ad 192.168.10.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#exit
R1(config)#int g0/1.20
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 20
R1(config-subif)#ip ad 192.168.20.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#exit
R1(config)#int g0/1.14
R1(config-subif)#encapsulation dot1Q 14
R1(config-subif)#ip ad 192.168.14.1 255.255.255.0
R1(config-subif)#exit
R1(config)#Konfigurasi service DHCP Server pada sisi router agar client mendapatkan ip secara otomatis sesuai dengan subnet pada topologi diatas.
R1(config)#ip dhcp pool NET1
R1(dhcp-config)#network 192.168.10.0 255.255.255.0
R1(dhcp-config)#default-router 192.168.10.1
R1(dhcp-config)#exit
R1(config)#
R1(config)#ip dhcp pool NET2
R1(dhcp-config)#network 192.168.20.0 255.255.255.0
R1(dhcp-config)#default-router 192.168.20.1
R1(dhcp-config)#exit
R1(config)#Konfigurasi SW1
Pada switch berikan konfigurasi yang sama dengan memberikan hostname dan mengaktifkan remote akses telnet.
Router>enable
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Switch(config)#ho SW1
SW1(config)#username cisco password cisco123
SW1(config)#line console
SW1(config-line)#login local
SW1(config-line)#password cisco123
SW1(config-line)#exit
SW1(config)#line vty 0 4
SW1(config-line)#login local
SW1(config-line)#transport output telnet
SW1(config-line)#exit
SW1(config)#Tambahkan VLAN sesuai dengan topologi dan konfigurasikan port akses dan trunk.
SW1(config)#vlan 10
SW1(config-vlan)#name VLAN10
SW1(config-vlan)#exit
SW1(config)#vlan 20
SW1(config-vlan)#name VLAN20
SW1(config-vlan)#exit
SW1(config)#vlan 14
SW1(config-vlan)#name VLAN14
SW1(config-vlan)#exit
SW1(config)#int ra g0/1-2
SW1(config-if)#sw mo tr
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#int fa0/1
SW1(config-if)#sw mo acc
SW1(config-if)#sw acc vlan 14
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#int fa0/2
SW1(config-if)#sw mo acc
SW1(config-if)#sw acc vlan 10
SW1(config-if)#exit
SW1(config)#int fa0/3
SW1(config-if)#sw mo acc
SW1(config-if)#sw acc vlan 20
SW1(config-if)#exitKonfigurasi VLAN management dilakukan dengan cara menambahkan interface VLAN sesuai dengan topologi diatas. Berikan interface VLAN 14 pada SW1 dan berikan ip address sesuai subnet VLAN 14.
SW1(config)#int vlan 14
SW1(config-if)#ip ad 172.20.10.2 255.255.255.240
SW1(config-if)#exitKonfigurasi SW2
Pada SW2 berikan konfigurasi yang sama dengan memberikan hostname dan mengaktifkan remote akses telnet. Setelah itu konfigurasi juga port akses dan trunk yang digunakan sesuai dengan topologi diatas. Perbedaan konfigurasi pada SW2 adalah ip address yang digunakan pada interface VLAN 14.
SW2(config)#int vlan 14
SW2(config-if)#ip ad 172.20.10.3 255.255.255.240
SW2(config-if)#exitPengujian Client
Pada PC0 berikan ip address seperti gambar dibawah.

Masuk pada menu CMD kemudian lakukan telnet pada SW1 atau SW2. Jika SW1 atau SW2 bisa diakses melalui maka konfigurasi VLAN manajemen berhasil dilkukan.

Kesimpulan pada postingan ini adalah konfigurasi manajemen VLAN digunakan untuk melakukan akses remote pada perangkat jaringan secara jarak jauh sehingga administrator jaringan tidak perlu untuk mengaksesnya secara langsung. Jika masih ada penjelesan yang kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.
