Konfigurasi Routing BGP pada Mikrotik

Routing BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol routing dinamis yang berjenis Exterior Gateway Protocol (EGP) yang berfungsi untuk melakukan interkoneksi dan penukaran informasi jalur jaringan antar Autonomous System (AS). Cara kerja protokol routing ini adalah dengan mengirimkan informasi berdasarkan AS dan proses ID pada router untuk mengirimkan informasi data. Pada postingan ini akan dijelaskan konfigurasi routing BGP pada mikrotik.

Postingan Pendukung

Topologi

Pada konfigurasi kali ini simulasi dilakukan pada EVE-NG dan menggunakan Node mikrotik CHR seperti pada dibawah.

Agar router mikrotik bisa dilakukan konfigurasi dari komputer lokal berikan satu network interface dengan type management cloud.

Nyalakan semua node, double klik pada perangkat R1 dan R2 kemudian berikan Identity. Langkah ini berfungsi agar pada saat melakukan konfigurasi perangkat tidak tertukar.

Buka aplikasi winbox pada komputer lokal, jika kedua router sudah muncul maka konfgurasi pada setiap router siap dilakukan.

Konfigurasi R1

Berikan ip address pada interface ether1 dan ether2 sesuai dengan pada topologi diatas.

Konfigurasi DHCP Server yang mengarah pada client dengan menggunakan DHCP Setup pada menu IP > DHCP Server > DHCP Setup. Ikuti langkah – langkah hingga berhasil terbuat.

Konfigurasi R2

Lakukan langkah yang sama pada R1 dengan memberikan ip address sesuai topologi pada setiap interface. Berikan juga konfigurasi DHCP Server yang mengarah pada interface klien.

Konfigurasi Routing BGP pada R1 dan R2

Pada R1 masuk pada konfigurasi Routing > BGP > Instances. Tambahkan 1 instance debgab AS 65100 yang akan dipakai sebagai link router yang mengarah pada AS router tetangga sesuai dengan gambar topologi diatas. Centang pada opsi Redistribute Connected agar subnet yang terhubung pada R1 bisa dilakukan advertise ke router selanjutnya.

See also  Instalasi GNS3 VM Menggunakan VMWare Workstation Pro

Masuk pada submenu Peers, pilih instance yang telah dibuat dan berikan ip remote address dengan ip router tetangga. Masukan AS router tetangga pada menu Remote AS.

Lakukan konfigurasi yang sama pada R2 dimulai dari konfigurasi Instances dan peer. Sesuaikan dengan topologi diatas berikut ada konfigurasi bgp pada R1.

Pengujian Client

Berikan konfigurasi DHCP Client pada VPC1 dan VPC2 agar mendapatkan ip address secara otomatis. Lakukan pengujian ping antar VPC jika hasilnya saling reply maka konfigurasi routing static berhasil dilakukan.

Kesimpulan pada postingan ini adalah konfigurasi routing BGP menggunakan sistem AS dengan menggunakan alamat gateway router tetangga sebagai remote AS. Jika masih ada penjelesan yang kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!