Konfigurasi VLAN Management pada Cisco Packet Tracer

Management VLAN adalah suatu id VLAN yang berfungsi sebagai manajemen perangkat jaringan. Sistem ini biasa nya digunakan untuk keperluan console perangkat jaringan secara jarrak jauh. VLAN ini sebenernya sama dengan VLAN seperti pada umumnya, namun pemakaian VLAN ini biasa digunakan administrator jaringan untuk mengelompokan segment perangkat jaringan. VLAN ini digunakan dengan cara membuat interface vlan dan memberikannya ip address. Langkah tersebut biasanya digunakan pada perangkat seperti switch, router dan perangkat jaringan lainnya.Pada postingan ini akan dijelaskan konfigurasi management VLAN pada cisco packet tracer.

Topologi

Konfigurasi R1

Lakukan konfigurasi hostname untuk menamai router dan username password untuk otentikasi login. Akftifkan juga akses telnet agar router bisa di console dari jarak jauh.

Berikan ip address pada setiap sub interface yang digunakan sesuai dengan subnet yang digunakan. Aktifkan interface dengan perintah no shutdown.

Konfigurasi service DHCP Server pada sisi router agar client mendapatkan ip secara otomatis sesuai dengan subnet pada topologi diatas.

Konfigurasi SW1

Pada switch berikan konfigurasi yang sama dengan memberikan hostname dan mengaktifkan remote akses telnet.

Tambahkan VLAN sesuai dengan topologi dan konfigurasikan port akses dan trunk.

Konfigurasi VLAN management dilakukan dengan cara menambahkan interface VLAN sesuai dengan topologi diatas. Berikan interface VLAN 14 pada SW1 dan berikan ip address sesuai subnet VLAN 14.

Konfigurasi SW2

Pada SW2 berikan konfigurasi yang sama dengan memberikan hostname dan mengaktifkan remote akses telnet. Setelah itu konfigurasi juga port akses dan trunk yang digunakan sesuai dengan topologi diatas. Perbedaan konfigurasi pada SW2 adalah ip address yang digunakan pada interface VLAN 14.

Pengujian Client

Pada PC0 berikan ip address seperti gambar dibawah.

See also  Konfigurasi Redistribute Routing Static dan OSPF pada Cisco Packet Tracer

Masuk pada menu CMD kemudian lakukan telnet pada SW1 atau SW2. Jika SW1 atau SW2 bisa diakses melalui maka konfigurasi VLAN manajemen berhasil dilkukan.

Kesimpulan pada postingan ini adalah konfigurasi manajemen VLAN digunakan untuk melakukan akses remote pada perangkat jaringan secara jarak jauh sehingga administrator jaringan tidak perlu untuk mengaksesnya secara langsung. Jika masih ada penjelesan yang kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!