
Bonding pada perangkat mikrotik adalah suatu cara untuk membuat aggregat link beberapa port fisik menjadi 1 interface virtual. Dengan menggabungkan beberapa port fisik memungkinkan untuk membuat bandwidth menjadi lebih besar dan meningkatkan redudansi link jika salah satunya mengalami gangguan. Mikrtotik mendukung beberapa protokol diantaranya yang paling banyak digunakan yaitu LACP. Pada postingan ini akan dijelaskan konfigurasi interface bonding pada mikrotik. Sebelumnya sudah dilakukan preconfig yaitu instalasi GNS3 VM dan importing Mikrotik CHR ke aplikasi GNS3.
Postingan Pendukung
- Instalasi GNS3 VM Menggunakan VMWare Workstation Pro
- Cara Menghubungkan Mesin Virtual VMware ke GNS3
- Cara Import Mikrotik CHR ke GNS3
Topologi

Konfigurasi Interface Bonding
Buka aplikasi winbox kemudian lakukan konfigurasi pada MikrotikCHR-1. Masuk pada menu Interface > Bonding tambahkan interface baru lalu masuk pada submenu Bonding. Pada kolom slave berikan interface yang akan digabungkan, untuk konfigurasi kali ini mode bonding menggunakan balance rr. Mode tersebut bisa disesuaikan tergantung protokol apa yang ingin dibuat.

Berikan ip address pada interface bonding sebagai berikut.

Pada MikrotikCHR-2 dilakukan konfigurasi yang sama dengan membuat interface bonding, memilih interface yang akan digabungkan serta meyesesuaikan mode yang digunakan.

Berikan alamat ip address dengan subnet yang sama dengan langkah sebelumnya.

Pengujian Interface Bonding
Pengujian dilakukan dengan menggunakan tools bandwidth test yang tersedia pada mikrotik.Pada MikrotikCHR-1 masuk pada menu Tools > Bandwidth Test, berikan alamat ip 10.1.0.2 atau alamat ip MikrotikCHR-2 dengan protokol UDP dengan direction both (TX/RX).

Jika bandwidth sudah muncul makan konfigurasi sudah berhasil dilakukan. Untuk memastikan masuk pada menu interface dan lihat traffic interface bonding yaitu jumlah maksimal bandwidth satu interface yang digabungkan.

Kesimpulan pada postingan ini adalah konfigurasi interface bonding mikrotik dilakukan untuk membuat interface virtual dengan jumlah bandwidth yang besar. Selain itu konfigurasi ini memungkinkan untuk menambah redudansi jika salah satu link down. Jika masih ada penjelesan yang kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.
