Konfigurasi Routing BGP pada Cisco Packet Tracer

Routing BGP (Border Gateway Protocol) adalah protokol routing dinamis yang berjenis Exterior Gateway Protocol (EGP) yang berfungsi untuk melakukan interkoneksi dan penukaran informasi jalur jaringan antar Autonomous System (AS). Cara kerja protokol routing ini adalah dengan mengirimkan informasi berdasarkan AS dan proses ID pada router untuk mengirimkan informasi data. Pada postingan ini akan dijelaskan konfigurasi routing BGP pada cisco packet tracer.

Topologi

Konfigurasi R1

Pada R1 lakukan konfigurasi dasar dengan memberikan hostname pada router, memberikan ip address pada setiap interface serta menyalakan interface yang digunakan. Lakukan konfigurasi DHCP Server untuk klien agar klien mendapatkan ip address dari router.

Konfigurasi R2

Lakukan langkah dan konfigurasi yang sama pada R2. Namun sesuaikan alamat ip address sesuai dengan topologi yang digunakan.

Konfigurasi Routing BGP pada R1 dan R2

Pada R1 dan R2 berikan konfigurasi berikut untuk mendaklarasikan routing BGP dengan AS 65100 pada R1 dan AS65200 pada R2. Untuk konfigurasi routing BGP antar AS berikan perintah neighbor untuk mengkoneksikan AS tetangga serta menggunakan alamat ip address interface router tetangga.

Pengujian Client

Pada PC0 dan PC1 gunakan konfigruasi ip address secara dinamis atau DHCP.

See also  Judul Laporan Magang PKL Bidang Telekomunikasi

Untuk menguji konektivitas routing buka pada menu cmd dan lakukan ping antara PC0 dan PC1. Jika berhasil maka konfigurasi routing BGP sudah berhasil dilakukan.

Kesimpulan pada postingan ini adalah konfigurasi routing BGP menggunakan sistem AS dengan menggunakan alamat gateway router tetangga sebagai remote AS. Jika masih ada penjelesan yang kurang jelas silahkan bertanya pada kolom komentar dibawah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!